
Rek, sudah pada dengar lagu barunya Ada Band di radio-radio? Kalo kamu semua belum dengar, buruan deh dicari MP3-nya di Google atau stay tuned di radio yang memutar hits-hits terbaru. Karena lagu 'Pemujamu' yang saat ini menjadi hits terbaru Ada Band di 2010 ini, menurut saya, ada beberapa bagian lirik lagu yang rada' sesat.
Bagaimana tidak, didalamnya terdapat lirik, "Kau bagaikan simbol semesta alam, dan aku pemujamu, setiap saat bersimpuh dihadapmu." Kemudian, "Kau memegang semua kehidupanku, keluar dari derita, menuju kedamaian yang Illahi...." Lirik ini terdapat setelah reff pertama pada menit ke 1 detik 45.
Mari kita cermati mulai dari bagian "Kau bagaikan simbol semesta alam". Kita semua tahu bahwa Allah SWT-lah pencipta alam dan seisinya, dan tak ada satupun yang menandinginya. Jadi, sesat yang pertama adalah mengandaikan seorang wanita pujaan secara berlebihan dengan menyamakan Tuhan, menyimbolkan manusia sebagai Tuhan. Kemudian Donnie melanjutkan nyanyiannya dengan lirik "...aku pemujamu, setiap saat bersimpuh dihadapmu...." Wah, makin sesat aja nih? Manusia kok disembah....
Kemudian, kita juga pasti tahu lah, yang mencipta, yang menghidupkan, dan yang mematikan kita semua adalah Allah SWT, dan tak ada yang lain. Yang menciptakan takdir, memberi umur panjang, dan memberi rezeki hanyalah Diri-Nya.
Tapi didalam lirik ini, "kau memegang semua kehidupanku, keluar dari derita, menuju kedamaian yang Illahi," seakan wanita lah yang mengatur kehidupan kita, yang diyakini membawa kebahagiaan yang dinamakan surga dunia. Sesat gak tuh?
Nah, dari tulisan ini, saya hanya mengharapkan kepada para musisi muda ataupun tua supaya berhati-hati membuat lirik. Seperti saat Wali membuat lirik yang terlalu bebas pada 2008 lalu, yang banyak diprotes sampai video klipnya disensor.
Saya selaku pecinta musik Indonesia juga ingin memperhatikan segala bentuk movement musik Indonesia agar lebih baik lagi. Ini adalah bentuk tanggapan untuk musik Indonesia.
Terserah apa tanggapan Anda.